Dalam pengantarnya, penterjemah berkisah bahwa gurunya di kota Madinah berkata "Barang siapa ingin mendekat kepada Allah dengan amal ibadah, maka hendaknya ia membaca dan mengamalkan kandungan kitab Bidayatul Hidayah karya Imam Ghozali ra.". Penterjemah mendengar dari Abahnya sendiri, di Desa Truwolu, Purwodadi bercerita; mBah KH. Zaenuddin Mojosari Nganjuk, seorang ulama sufi yang kharismat…
Buku ini menuturkan pandangan Al-Ghazali tentang makna dan tujuan pendidikan, nilai dan klasifikasi ilmu, metode pengajaran serta kode etik guru murid sesuai dengan filsafat sufistiknya, yang diambil dari berbagai kitab karangan Imam Al-Ghazali.