PERPUSTAKAAN INSTITUT KIAI HAJI ABU ZAIRI BONDOWOSO

NSPP. 3511032B0000001

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Filsafat Ekonomi Islam : Ikhtiar Memahami Nilai Esensial Ekonomi Islam
Penanda Bagikan

Text

Filsafat Ekonomi Islam : Ikhtiar Memahami Nilai Esensial Ekonomi Islam

Havis Aravik, S.H.I., M.S.I. - Nama Orang;

Ekonomi Islam didasarkan pada nilai luhur yang digali dan ditemukan dalam sumber-sumber ajaran Islam seperti ayat-ayat Al-Qur’an, Hadis-hadis Nabi, ijma’ para ulama, dan qiyas.

Dari sumber-sumber tersebut, ditemukan nilai-nilai dasar ekonomi Islam, seperti tauhid sebagai fondasi ekonomi, keadilan, khalifah dan Abdullah, kebebasan dan tanggung jawab, konsep kepemilikan, maslahah, dan falah sebagai tujuan akhir kegiatan ekonomi.

Nilai-nilai ini harus senantiasa digali dan dieksplorasi agar dapat menjawab berbagai problem-problem ekonomi kontemporer.

Karena sebagai khalifah di satu sisi dan Abdullah di sisi lainnya manusia telah diamanahi Allah Swt. untuk menjaga dan mengelola bumi (QS. al-Baqarah [2]: 29) agar dapat dimanfaatkan dan hasil akhirnya adalah semangat rasa syukur

(QS. an-Naml [27]: 40) dalam bentuk ketundukan kepada Allah Swt. (QS. adz-Dzaariyaat [51]: 56) dengan cara menaati perintah-perintah dan menjauhi larangan-larangan-Nya, termasuk dalam aktivitas ekonomi.Filsafat ekonomi, merupakan dasar dari sebuah sistem ekonomi yang dibangun. Berdasarkan filsafat ekonomi yang ada dapat diturunkan tujuan-tujuan yang hendak dicapai, misalnya tujuan kegiatan ekonomi konsumsi, produksi, distribusi, pembangunan ekonomi, kebijakan moneter, kebijakan fiskal, dsb.

Filsafat ekonomi Islam didasarkan pada konsep triangle: yakni filsafat Tuhan, manusia dan alam. Kunci filsafat ekonomi Islam terletak pada manusia dengan Tuhan, alam dan manusia lainnya.

Dimensi filsafat ekonomi Islam inilah yang membedakan ekonomi Islam dengan sistem ekonomi lainnya kapitalisme dan sosialisme.

Filsafat ekonomi yang Islami, memiliki paradigma yang relevan dengan nilai-nilai logis, etis dan estetis yang Islami yang kemudian difungsionalkan ke tengah tingkah laku ekonomi manusia.

Dari filsafat ekonomi ini diturunkan juga nilai-nilai instrumental sebagai perangkat peraturan permainan (rule of game) suatu kegiatan.


Ketersediaan
#
My Library (1) 0110
STIS213619240110
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
0110
Penerbit
: Kencana Prenada Media Group., 2020
Deskripsi Fisik
Halaman : 127 Lebar : 13.5 cm Berat : 0.11 kg
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
ISBN;978623183544
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
1
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN INSTITUT KIAI HAJI ABU ZAIRI BONDOWOSO
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?